Latihan Soal TKA Biologi dan Penjelasan Lengkapnya

Bagikan artikel
Latihan Soal TKA Biologi dan Penjelasan Lengkapnya

Tes Kemampuan Akademik (TKA) Biologi menuntut siswa untuk memahami dinamika kehidupan dan makhluk hidup, mulai dari tingkat seluler, genetika, hingga berbagai interaksi dalam ekosistem. Tantangan utama dalam mengerjakan soal TKA Biologi bukan hanya sekadar menghafal istilah ilmiah atau sistem klasifikasi, tetapi mampu menganalisis proses biologis secara kritis dan menghubungkannya dengan prinsip serta teori-teori dasar biologi.

Untuk membantu siswa mempersiapkan diri menghadapi asesmen, halaman ini menyajikan Latihan Soal TKA Biologi lengkap dengan penjelasan. Setiap soal dirancang berdasarkan kompetensi yang diujikan, disertai pembahasan yang menguraikan konsep dan alasan logis di balik setiap jawaban. Dengan berlatih secara konsisten, siswa dapat memahami pola soal, meningkatkan kemampuan berpikir analitis, dan memperkuat pemahaman terhadap konsep-konsep biologi yang penting. Yuk latihan sekarang!

Latihan Soal TKA Biologi

1. Selama tiga tahun terakhir, petani di daerah pertanian intensif Subang menggunakan pupuk kimia berbasis nitrogen dan fosfat secara terus menerus untuk meningkatkan hasil panen jagung dan cabai. Penerapan pupuk dilakukan hingga melebihi dosis anjuran karena petani ingin mengejar masa tanam cepat. Namun, pemantauan dari lembaga lingkungan menunjukkan adanya perubahan dalam komposisi biotik di lahan tersebut. Populasi cacing tanah dan beberapa spesies jamur tanah menurun tajam, sementara gulma tertentu justru tumbuh lebih subur dari sebelumnya.
Berdasarkan uraian tersebut, dampak yang paling mungkin terjadi terhadap keseimbangan ekosistem tanah adalah…






2. Selama lima tahun terakhir, kawasan hutan mangrove di pesisir utara mengalami alih fungsi menjadi tambak udang. Akibatnya, jumlah pohon mangrove menurun drastis sehingga beberapa jenis kepiting, ikan kecil, dan burung air semakin jarang ditemukan. Selain itu, abrasi pantai menjadi lebih sering terjadi pada musim hujan.
Berdasarkan kondisi tersebut, penyebab utama terganggunya keseimbangan ekosistem adalah ….






3. Di sebuah daerah pegunungan, masyarakat mulai menanam satu varietas kentang unggul secara terus-menerus karena hasil panennya tinggi. Setelah beberapa tahun, terjadi serangan penyakit yang menyebabkan hampir seluruh tanaman gagal panen dalam waktu singkat.
Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa ….






4. Sebuah peternakan menggunakan antibiotik secara rutin untuk mencegah penyakit pada ternak, meskipun ternak dalam kondisi sehat. Setelah beberapa tahun, beberapa bakteri penyebab infeksi tidak lagi mempan diobati dengan antibiotik yang sama.
Fenomena tersebut paling mungkin terjadi karena ….






5. Sebuah danau mengalami pertumbuhan alga yang sangat cepat akibat banyaknya limbah pupuk dari lahan pertanian di sekitarnya. Beberapa minggu kemudian, jumlah ikan di danau menurun drastis dan banyak ditemukan ikan mati di permukaan air.
Penyebab yang paling mungkin dari peristiwa tersebut adalah ….






6. Alika seorang remaja berumur 12 tahun, selama dua bulan terakhir mengalami beberapa gejala antara lain sering buang air kecil, rasa haus yang berlebihan, mudah lapar serta penurunan berat badan secara drastis. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan laboratorium diketahui bahwa kadar gula puasa Alika mencapai 300 mg/dL dan terdapat antibodi antiGAD (anti-glutamic acid decarboxylase) pada sampel darahnya sebagai penanda autoimun. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, dokter mendiagnosis Alika menderita diabetes melitus tipe 1. Dokter menjelaskan bahwa gejala diabetes tipe 1 mirip dengan diabetes tipe 2 yang lebih umum terjadi di masyarakat, tetapi penyebabnya berbeda.
Bagaimana mekanisme autoimun pada diabetes melitus tipe 1 yang diderita Alika dapat menyebabkan peningkatan kadar gula dalam darah (hiperglikemia)? a. Limfosit B menyerang sel alfa pankreas yang berperan sebagai penghasil glukagon.





7.


pada visualisasi tersebut, dapat dilihat tahapan-tahapan proses respirasi yang berperan dalam mengoksidasi NADH dan FADH2. Gambar tersebut menampilkan proses…






8. Seorang atlet mengikuti latihan intensitas tinggi selama beberapa menit. Pada awal latihan, sel otot masih memperoleh oksigen yang cukup sehingga menghasilkan energi melalui respirasi aerob. Namun, ketika intensitas latihan semakin meningkat, pasokan oksigen tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan energi sel sehingga sebagian energi dihasilkan melalui proses lain. Akibatnya, atlet mulai merasakan pegal pada ototnya.
Proses yang paling mungkin terjadi pada kondisi tersebut adalah ….






9. Seorang peneliti mengamati sel yang mengalami kerusakan pada membran dalam mitokondria. Akibat kerusakan tersebut, ion H⁺ tidak dapat membentuk gradien proton sebagaimana mestinya. Meskipun NADH dan FADH₂ masih dihasilkan, jumlah ATP yang terbentuk menurun drastis.
Berdasarkan kondisi tersebut, penyebab utama penurunan produksi ATP adalah ….






10. Dalam suatu percobaan, dua kelompok sel ragi ditempatkan pada kondisi yang berbeda. Kelompok pertama memperoleh oksigen dalam jumlah cukup, sedangkan kelompok kedua berada pada kondisi tanpa oksigen. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kelompok pertama menghasilkan ATP lebih banyak dibandingkan kelompok kedua.
Perbedaan tersebut terjadi karena ….






11. Keringat mengandung berbagai zat seperti garam, air, dan enzim tertentu, termasuk lisozim yang berperan dalam sistem pertahanan tubuh. Lisozim mampu merusak dinding sel bakteri sehingga bakteri tidak bisa berkembang di permukaan kulit. Berdasarkan penjelasan tersebut, jenis kekebalan yang sedang bekerja pada tubuh orang yang berkeringat adalah …






12. Seorang siswa melakukan pengukuran denyut nadi sebelum dan sesudah berlari selama 10 menit. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa denyut nadi meningkat secara signifikan setelah aktivitas fisik. Guru meminta siswa menjelaskan penyebab perubahan tersebut.
Pernyataan yang paling tepat untuk menjelaskan kondisi tersebut adalah ….






13. Saat mendaki gunung dengan ketinggian tertentu, seorang pendaki mulai bernapas lebih cepat dibandingkan ketika berada di dataran rendah. Kondisi tersebut terjadi karena ….






14. Seorang anak mengalami luka kecil pada lutut saat bermain. Beberapa saat kemudian area luka tampak kemerahan, terasa hangat, dan sedikit membengkak. Kondisi tersebut merupakan bagian dari respons tubuh yang bertujuan ….






15. Seorang siswa tidak sengaja menyentuh gelas berisi air panas sehingga tangannya langsung menarik diri sebelum menyadari rasa panas tersebut.
Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa ….






16. Seorang murid tertarik menyelidiki bagaimana suhu lingkungan memengaruhi pertumbuhan gulma di area taman sekolah. Ia mengamati bahwa beberapa area taman yang lebih teduh atau lebih terkena sinar matahari menunjukkan perbedaan pertumbuhan tanaman liar. Murid tersebut merancang penyelidikan untuk mengetahui pengaruh suhu terhadap pertumbuhan tanaman liar selama dua minggu, dengan mencatat data di beberapa lokasi berbeda di taman sekolah yang memiliki tingkat paparan cahaya matahari yang bervariasi.


Langkah pertama yang harus dilakukan murid dalam proses pengumpulan data adalah …






17. Seorang siswa ingin mengetahui pengaruh jenis pupuk terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau. Ia menanam benih pada tiga pot dengan jenis pupuk yang berbeda, tetapi menggunakan jumlah air, ukuran pot, dan lama penyinaran yang sama.
Variabel yang harus diubah dalam penelitian tersebut adalah ….






18. Seorang peneliti menyelidiki pengaruh intensitas cahaya terhadap laju fotosintesis tanaman air dengan menghitung jumlah gelembung oksigen yang dihasilkan setiap menit.
Variabel terikat dalam penelitian tersebut adalah ….






19. Seorang siswa mengamati pertumbuhan tanaman selama dua minggu. Data menunjukkan bahwa tanaman yang memperoleh cahaya matahari cukup memiliki pertumbuhan lebih cepat dibandingkan tanaman yang diletakkan di tempat teduh, sedangkan faktor lain dibuat sama.
Kesimpulan yang paling tepat berdasarkan data tersebut adalah ….






20. Seorang siswa ingin mengetahui pengaruh suhu terhadap aktivitas enzim. Ia memperkirakan bahwa peningkatan suhu hingga batas tertentu akan meningkatkan aktivitas enzim, tetapi setelah melewati suhu optimum aktivitas enzim akan menurun.
Pernyataan tersebut merupakan bagian dari ….






Lanjut membaca

Bacaan terkait

Lihat semua artikel