TKA Biologi mengukur kemampuan berpikir terkait konsep-konsep biologi dan keterampilan proses/inkuiri. Karena kemampuan berpikir dan keterampilan proses yang dimaksud menuntut penguasaan konsep-konsep biologi, maka penguasaan konsep biologi menjadi prasyarat untuk dapat melakukan proses berpikir dan keterampilan proses. Seseorang yang mengalami miskonsepsi tentang suatu konsep biologi tidak akan mampu melakukan proses berpikir (misalnya menganalisis) dan melakukan inkuiri.
Muatan
Konsep-konsep biologi yang akan diukur mencakup keanekaragaman hayati, sel, dan proses-proses pada makhluk hidup.
Keanekaragaman hayati
- Klasifikasi dan keanekaragaman makhluk hidup
- Bakteri
- Ekonomi
Metabolisme Sel
- Sel: metabolisme
Proses-proses pada makhluk hidup
- Transport dan pertukaran zat pada manusia (sistem sirkulasi, respirasi, ekskresi)
- Sistem Imun
- Sistem Koordinasi
- Sistem Reproduksi
Pemahaman tentang konsep biologi disajikan dalam konteks kehidupan sehari-hari murid, seperti topik kesehatan, lingkungan, pertanian, maupun sosiokultural. Pendekatan ini membantu murid menghubungkan konsep biologi dengan pengalaman nyata mereka, memudahkan pemahaman terhadap peran biologi dalam kemajuan ilmu dan teknologi, serta meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah.
Kompetensi
Kemampuan yang diukur TKA Biologi diukur pada tiga level kognitif, yaitu:
- Pemahaman: menjelaskan konsep-konsep biologi berdasarkan informasi yang telah dipelajari atau disediakan,
- Penerapan: menerapkan konsep dan pengetahuan biologi untuk memecahkan masalah biologi, dan
- Penalaran: menganalisis, mengevaluasi, dan menarik kesimpulan dari informasi biologis yang kompleks atau baru, serta mengembangkan argumen berbasis bukti.
Matriks Asesmen
| Elemen/Materi | Sub-elemen/Submateri | Kompetensi | Batasan/Catatan |
| Keanekaragam Hayati | Klasifikasi dan keanekaragaman makhluk hidup | Menganalisis prinsip klasifikasi danpermasalahan keanekaragaman hayati | Keanekaragaman hayati yang dimaksud adalah keanekaragaman hayati di Indonesia. |
| BakteriStruktur bakteri Gram positif dan negatifPeranan bakteri bagi manusia | Menganalisis struktur bakteri dan peranannya terhadapmanusia | Struktur bakteri, resistensibakteri, dan peranannya terhadap manusia | |
| EkosistemKomponen ekosistem dan interaksi antar komponenPelestarian ekosistem | Menganalisis komponen- komponen ekosistem, interaksi antarkomponen, dan solusi atas permasalahannya | Ekosistem yang ada di Indonesia. | |
| Sel | Metabolisme sel | Menganalisis proses metabolisme dan peran enzim. | Katabolisme; anabolisme; sifat dan cara kerja enzim. |
| Proses-proses pada Makhluk Hidup | Transport dan pertukaran zat pada manusia:● Sistem sirkulasi● Sistem respirasi● Sistem ekskresi | Menganalisis keterkaitan struktur organ pada sistem sirkulasi dan fungsinyaMenganalisis keterkaitan struktur organ pada sistem respirasi dan fungsinyaMenganalisis keterkaitan struktur organ pada sistem ekskresi dan fungsinya | Keterkaitan antarsistem. |
| Sistem imun | Menganalisis peran sistem imun terhadap kekebalantubuh. | Mekanisme kerja sistem imun. | |
| Sistem koordinasi | Menganalisis sistem koordinasi dalam tubuh manusia | Mekanisme kerja sistem saraf dan sistem hormon. | |
| Sistem reproduksiSistem reproduksi priaSistem reproduksi wanita | Menganalisis keterkaitan struktur organ pada sistem reproduksi dan fungsinya | Struktur dan fungsi organ reproduksi. |
Kesimpulan Materi yang Perlu Dipelajari dan Dilatih untuk TKA Mata pelajaran Biologi
Materi yang diujikan berfokus pada pemahaman konsep, bukan sekadar hafalan. Materi utama meliputi:
A. Keanekaragaman Hayati
- Klasifikasi makhluk hidup
- Keanekaragaman hayati Indonesia
- Bakteri
- Struktur bakteri Gram positif dan Gram negatif
- Resistensi bakteri
- Peranan bakteri bagi manusia
- Ekosistem
- Komponen biotik dan abiotik
- Interaksi antarkomponen
- Permasalahan dan pelestarian ekosistem Indonesia
B. Sel
- Metabolisme sel
- Katabolisme
- Anabolisme
- Enzim (struktur, sifat, dan mekanisme kerja)
C. Proses-proses pada Makhluk Hidup
- Sistem sirkulasi
- Sistem respirasi
- Sistem ekskresi
- Sistem imun
- Sistem koordinasi (saraf dan hormon)
- Sistem reproduksi pria dan wanita
- Hubungan antara struktur organ dan fungsinya serta keterkaitan antarsistem tubuh.
2. Latih kemampuan berpikir tingkat tinggi
TKA tidak hanya menguji hafalan, tetapi kemampuan berpikir pada tiga level:
- Pemahaman: menjelaskan konsep berdasarkan informasi yang diberikan.
- Penerapan: menggunakan konsep biologi untuk menyelesaikan masalah.
- Penalaran: menganalisis, mengevaluasi, serta menarik kesimpulan dari data atau fenomena biologi.
3. Biasakan mengerjakan soal berbasis konteks
Soal TKA banyak menggunakan kasus nyata, misalnya: kesehatan, lingkungan, pertanian, kehidupan sehari-hari, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena itu, latihan yang paling efektif adalah menghubungkan konsep biologi dengan fenomena nyata, bukan hanya menghafal definisi.
Ringkasan prioritas belajar
- Keanekaragaman hayati (klasifikasi, bakteri, ekosistem).
- Metabolisme sel (anabolisme, katabolisme, enzim).
- Sistem organ manusia (sirkulasi, respirasi, ekskresi, imun, koordinasi, reproduksi).
- Kemampuan analisis dan penalaran, bukan sekadar mengingat definisi.
- Keterampilan proses ilmiah, seperti menganalisis data dan merancang penyelidikan.
Bagikan artikel ini ke teman-temanmu!
Ikuti sosial media Candubelajar
Instagram: instagram.com/candubelajar.id
tag:
kisi-kisi tka sma biologi, kisi-kisi tka biologi sma, tka biologi sma, kisi-kisi tka sma mata pelajaran biologi, materi tka biologi sma, materi tka biologi wajib, rangkuman tka biologi sma, contoh soal tka biologi sma, latihan tka biologi sma, kompetensi tka biologi sma, submateri tka biologi wajib, asesmen tka biologi sma, kisi-kisi asesmen tka biologi, persiapan tka biologi sma, pembahasan tka biologi wajib, struktur soal tka biologi sma, indikator tka biologi wajib, soal tka biologi kurikulum merdeka, contoh soal biologi sma tka, literasi sains biologi sma